Pukulan Muka dan Trope Esensial Xianxia Lainnya

Menampar Wajah dan Lainnya: Tropes Penting dalam Xianxia

Pola yang Kita Sukai (Dan yang Kita Suka Pura-pura Tidak Suka)

Setiap genre memiliki tropenya sendiri. Fantasi Barat memiliki Chosen One dan Dark Lord. Fiksi kultivasi (修仙 xiūxiān) memiliki penguasa muda yang angkuh dan menampar wajah. Dan sama seperti pembaca fantasi Barat yang mengklaim mereka sudah bosan dengan trope Chosen One tetapi tetap membeli buku tentang mereka, pembaca xianxia yang mengklaim sudah bosan dengan penampar wajah sebenarnya berbohong. Tropes ini berhasil. Itulah mengapa mereka disebut trope.

Penampar Wajah (打脸 dǎliǎn)

Momen xianxia yang paling khas. Seseorang yang kuat dan angkuh meremehkan protagonis, membuat deklarasi publik tentang superioritasnya, dan kemudian dipermalukan ketika protagonis mengungkapkan kekuatan tersembunyi. Kerumunan ternganga. Wajah antagonis berubah warna. Protagonis berjalan pergi seolah tidak ada yang terjadi.

Mengapa itu berhasil: Penampar wajah menyampaikan keadilan dalam sistem di mana kekuasaan biasanya berarti kebal hukum. Di dunia kultivasi, yang kuat dapat menyalahgunakan yang lemah tanpa konsekuensi. Penampar wajah adalah momen langka di mana dinamika itu terbalik — di mana orang yang "lemah" ternyata lebih kuat, dan pengganggu menghadapi penghinaan publik alih-alih pelarian yang dilindungi.

Rumusnya: 1) Antagonis yang angkuh memprovokasi protagonis. 2) Protagonis awalnya menunjukkan penahanan (membangun ketegangan). 3) Antagonis meningkatkan provokasinya, seringkali menyebut nama sect/keluarga/guru mereka sebagai intimidasi. 4) Protagonis menunjukkan superioritas yang luar biasa. 5) Kerumunan bereaksi dengan terkejut. 6) Antagonis mengancam balas dendam (mempersiapkan konflik di masa depan).

Against the Gods mungkin memiliki kepadatan penampar wajah tertinggi di antara novel kultivasi manapun. Yun Che menampar wajah seseorang kira-kira setiap lima puluh bab, dan setiap penamparannya diatur agar sedikit lebih memuaskan dari yang sebelumnya.

Penguasa Muda yang Angkuh (纨绔子弟 wánkù zǐdì)

Penampar wajah memerlukan seorang antagonis, dan antagonis itu hampir selalu merupakan seorang penguasa muda — anak yang dimanjakan (atau kadang putri) dari seorang kultivator kuat atau pemimpin sect. Mereka kaya, didukung oleh kekuasaan keluarga, terbiasa mendapatkan apa pun yang mereka inginkan, dan sepenuhnya tidak mampu menyadari bahwa orang asing yang tampak biasa-biasa saja yang baru saja mereka hina bisa menghancurkan mereka.

Penguasa muda memiliki fungsi narasi: mereka mewakili hak istimewa yang tidak diperoleh. Golden Core mereka (金丹 jīndān) didanai oleh sumber daya keluarga. Harta magis mereka (法宝 fǎbǎo) adalah hadiah, bukan yang diperoleh. Sikap mereka berasal dari tidak pernah benar-benar ditantang. Ketika protagonis — yang mendapatkan segalanya melalui penderitaan dan perjuangan — mengalahkan mereka, itu adalah komentar tentang meritokrasi vs. hak istimewa.

Ahli Tua Misterius (archetype elder tersembunyi)

Setiap novel kultivasi memiliki setidaknya satu orang tua yang sangat kuat yang menyamar sebagai pengemis, petani, atau pemilik toko teh. Mereka mengamati protagonis dengan tenang, mengenali potensi mereka, dan campur tangan pada momen kritis — biasanya dengan menyelamatkan hidup mereka atau memberikan teknik/harta yang mengubah arah hidup mereka.

Elder tersembunyi mewakili genre ini.

Tentang Penulis

Pakar Kultivasi \u2014 Peneliti yang mengkhususkan diri dalam fiksi kultivasi Tiongkok dan tradisi sastra Taoisme.

Share:𝕏 TwitterFacebookLinkedInReddit