Setiap novel kultivasi yang layak punya roh binatang (spirit beasts). Mereka menjaga reruntuhan kuno, berikatan dengan protagonis, menyediakan hiburan komedi, dan kadang-kadang memakan karakter minor. Tapi dari mana asal makhluk-makhluk ini? Kebanyakan pembaca mengira bahwa mereka hanyalah ciptaan para penulis web novel. Faktanya, hampir setiap roh binatang dalam fiksi kultivasi modern dapat ditelusuri kembali ke mitologi Cina klasik — teks-teks yang berusia ribuan tahun.
Buku bestiary ini mencakup kategori utama, asal usul mitologis mereka, dan bagaimana fiksi kultivasi telah mengubahnya.
Klasifikasi: Bagaimana Roh Binatang Bekerja dalam Fiksi Kultivasi
Sebelum masuk ke makhluk tertentu, ada baiknya memahami sistemnya. Kebanyakan novel kultivasi menggunakan klasifikasi bertingkat untuk roh binatang yang mencerminkan hierarki kultivasi manusia:
| Pangkat Binatang | Padanan Manusia | Karakteristik | |-----------------|-----------------|---------------| | Pangkat 1 (一阶, yī jiē) | Qi Terkondensasi | Sedikit lebih kuat dari hewan biasa | | Pangkat 2 (二阶, èr jiē) | Pembangunan Fondasi | Mengembangkan kemampuan unsur elemental | | Pangkat 3 (三阶, sān jiē) | Pembentukan Inti | Dapat menggunakan teknik sederhana | | Pangkat 4 (四阶, sì jiē) | Jiwa Mula (Nascent Soul) | Kecerdasan setara manusia | | Pangkat 5+ (五阶+, wǔ jiē+) | Pemutusan Roh dan lebih tinggi | Dapat berubah wujud menjadi manusia | | Binatang Ilahi (神兽, shén shòu) | Kenaikan keabadian | Transenden, sering primordial |Ambang batas kunci adalah Pangkat 4 atau 5, saat binatang memperoleh kemampuan berbicara dan bertransformasi menjadi bentuk manusia. Ini berakar dari kepercayaan rakyat Cina bahwa hewan yang melakukan kultivasi dalam waktu lama — biasanya seribu tahun — dapat berubah menjadi manusia. Roh rubah (狐狸精, húli jīng) dalam literatur klasik adalah contoh yang paling terkenal(/beast-taming/famous-mounts-cultivation/).
Naga (龙, Lóng)
Tidak ada bestiary mitologi Cina yang dimulai di tempat lain. Naga adalah makhluk tertinggi dalam kosmologi Cina — diasosiasikan dengan kaisar, hujan, sungai, dan kekuatan kosmik.
Namun, naga Cina (龙, lóng) berbeda jauh dengan naga Eropa. Ia tidak menimbun emas, menculik putri, atau menghembuskan api (biasanya). Naga Cina adalah:
- Mirip ular, dengan tubuh panjang tanpa sayap (terbang melalui kekuatan magis) - Diasosiasikan dengan air, awan, dan hujan - Simbol kekuasaan baik dan keteraturan kosmik - Tersusun dari bagian-bagian sembilan hewan berbeda (menurut kamus Erya)Dalam fiksi kultivasi, naga biasanya adalah predator puncak dari dunia roh binatang. Naga sejati (真龙, zhēn lóng) begitu kuat sehingga hanya melihatnya saja merupakan peristiwa yang mengubah hidup. Sebagian besar pertemuan dengan "naga" dalam novel kultivasi sebenarnya melibatkan makhluk berdarah naga tingkat bawah:
- Jiao (蛟, jiāo) — Naga banjir, pada dasarnya naga yang belum berevolusi penuh. Banyak novel kultivasi menampilkan jiao sebagai roh binatang tingkat menengah yang bercita-cita menjadi naga sejati melalui tribulasi. - Kura-kura naga (龙龟, lóng guī) — Kura-kura yang memiliki darah naga, terkenal karena kekuatan pertahanannya. - Kuda naga (龙马, lóng mǎ) — Kuda yang memiliki d[Catatan: Terputus, jika Anda ingin, saya bisa melanjutkan terjemahan ini.]