Karena Pedang Terbang Itu Keren, Tapi Naik Naga Itu Lebih Keren
Setiap novel kultivasi (修仙 xiūxiān) mencapai titik di mana protagonis perlu berpindah dari satu tempat ke tempat lain, dan meskipun terbang dengan pedang menyelesaikan pekerjaan, itu kurang memiliki... kehadiran tertentu. Apakah Anda ingin mengintimidasi musuh Anda? Apakah Anda ingin seluruh kota melihat dengan kagum? Anda hadir mengendarai makhluk yang bisa memakan kota mereka. Hewan roh sebagai tunggangan adalah mobil sport mewah di dunia kultivasi — secara teknis tidak perlu, tetapi mereka memberi pernyataan yang tidak pernah bisa dilakukan oleh pedang terbang.
Hierarki Tunggang
Tidak semua tunggangan diciptakan sama, dan fiksi kultivasi memiliki peringkat prestise yang tidak terucapkan tetapi sangat nyata:
Tingkat 1: Legenda
Naga (龙 lóng) — Simbol status tertinggi. Seorang kultivator yang mengendarai naga sejati telah menaklukkan (tidak mungkin), berteman (sangat tidak mungkin), atau memiliki koneksi darah (praktis untuk protagonis). Naga Cina bukanlah kadal penyembur api Barat — mereka adalah makhluk ilahi yang terkait dengan cuaca, air, dan kekuasaan kekaisaran. Dalam Naga Terpelintir, tunggangan drakonik diperlakukan sebagai makhluk hampir-mitologis, dan dengan alasan yang bagus: tunggangan yang dapat bertarung secara mandiri pada level Jiwa Awal (元婴 yuányīng) sementara Anda duduk di punggungnya adalah hal yang luar biasa.
Phoenix (凤凰 fènghuáng) — Sedikit lebih langka daripada naga dalam kebanyakan novel. Tungangan phoenix terkait dengan api, kelahiran kembali, dan kebangsawanan. Pertarungan Melalui Langit menampilkan makhluk tipe phoenix sebagai beberapa teman paling prestisius yang mungkin, dan kemampuan api mereka melengkapi kultivator akar api dengan sempurna.
Qilin (麒麟 qílín) — "Hewan mujur" dalam mitologi Cina. Tunggangan qilin terkait dengan kebajikan dan jarang muncul sebagai makhluk tempur — mereka lebih seperti kredensial diplomatik bergerak. Muncul di atas Qilin pada dasarnya mengumumkan: "Saya diuntungkan oleh Jalan Surga (天道 tiāndào), tolong jangan melawan saya."
Tingkat 2: Prestise Praktis
Elang Petir (雷鹰 léiyīng) — Cepat, mampu bertempur, dan mengintimidasi tanpa menjadi terlalu langka hingga merusak plot. Elang petir adalah tunggangan yang digunakan oleh kultivator serius — mereka bisa bepergian dengan kecepatan terbang pedang, menyerang dengan serangan petir, dan membawa muatan. Mereka adalah SUV di dunia tunggangan.
Kuda Awan (云马 yúnmǎ) — Kuda yang berlari di atas awan. Kurang berguna dalam tempur dibanding elang tetapi jauh lebih nyaman untuk perjalanan panjang. Sekte yang mengutamakan keanggunan dibandingkan kekuatan mentah menyukai kuda awan, dan mereka sering muncul dalam novel dengan fokus yang lebih politik dan sosial.
Kura-Kura Punggung Besi (铁背龟 tiěbèiguī) — Lambat tetapi hampir tidak bisa dihancurkan. Digunakan sebagai platform bergerak untuk formasi (阵法 zhènfǎ) atau sebagai angkutan untuk barang berharga melalui wilayah berbahaya. Kura-kura punggung besi dengan formasi pertahanan yang terukir di cangkangnya adalah benteng berjalan.
Tingkat 3: Pilihan Eksotis
Di sinilah novel-novel berinovasi. Kupu-kupu roh yang menciptakan bidang ilusi. Serigala bayangan yang bisa melintasi benda padat. Koi raksasa yang...